Ketika anak tumbuh besar, bantu mereka mandiri dengan melatih tanggung jawab. Namun seiring kemandirian, ayah harus belajar merelakan mereka dengan pilihannya.
Misalnya ketika bekerja, anak memilih jadi pedagang, tapi orang tua ingin anaknya mendaftar PNS/ASN. Jangan "digandoli" (diberati).
Ketika anak berkeluarga, biarkan dia memilih tinggal bersama keluarganya. Jangan "dikondisikan" agar anak "mau" tinggal menemani orang tua.
Ketika memiliki cucu, ingatlah... Bahwa kehadirannya adalah untuk rekreasi, bukan menggantikan peran anak. Sehingga jangan cucu diambil dari pangkuan orangtuanya.

